SUKABUMIUPDATE.com - LS (19 tahun), seorang Tenaga Kerja Wanita asal Kampung Sindanghayu RT 06 RW 03, Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, sudah tiga minggu hilang kontak dengan keluarga. Anak bungsu dari lima bersaudara ini diduga mengalami kekerasan di tempat kerjanya di Riyadh, Arab Saudi.
Orang tua LS, Saliah (52 tahun), mengungkapkan dugaan kekerasan tersebut muncul karena ia melihat beberapa foto anaknya dalam kondisi babak belur. Foto tersebut didapat Saliah dari rekan kerja anaknya di negeri perantauan.
"Dua minggu lalu saya diberi informasi oleh salah satu teman anak saya di sana, itu pun melaluihandphone tetangga. Karena saya enggak punya handphone," ungkap Saliah ditemui sukabumiupdate.com di rumahnya, Selasa (1/5).
Beberapa foto yang diterima Saliah menunjukkan anaknya sedang terbaring dengan kondisi babak belur. LS terlihat lemah dengan kondisi mata lebam, dan mulut bengkak. Saliah menduga, pelaku kekerasan adalah seorang lelaki bernama Ahmad, warga Suriah. Pasalnya, kejadian ini bukan kali pertama. LS pernah mengalami hal serupa saat bekerja di Arab Saudi dua tahun lalu.
"Karena masalah itu juga anak saya pindah kerja dari salon ke madrasah," ujar Saliah.
Saat kejadian penyiksaan tahun lalu, LS sempat mengirim foto saat dirinya disiksa Ahmad. "Tiga minggu terakhir ini saya kehilangan kontak dengan dia. Kabar terakhir yang saya terima, anak saya disekap si lelaki tersebut," ucap Saliah sambil menangis.
Saliah berharap kondisi LS baik-baik saja. Ia menginginkan putri bungsunya tersebut untuk segera dipulangkan.
"Saya hanya ingin anak saya kembali, kasian anaknya masih kecil. Semoga polisi disana bisa menemukan keberadaan anak saya," kata Saliah.